Cangkir premium (tanpa subsidi)

Setelah beberapa minggu hidup di musim penghujan, akhirnya saya berhasil mengingat alamat email dan password tumblr ini. Produktifitas jalan-jalanpun terhenti. Dan saya lebih banyak bersemedi di halaman blogspot, warung atau kedai kopi.
dengan kamu di sisi yang dekat dengan buku,
pelukmu akan jadi tempat ternyaman yang dimiliki semesta Bumi,
alienku.. :)
laut jawa bagian selatan

dengan hati yang luluh, hancur, dan bingung karena dosen pembimbing belum berkenan menyetujui judul skripsi saya yang baru, perjalanan sore itu saya awali dengan bekal niat, do’a ibu, dan uang saku seratus ribu.
Destinasi saya kali ini adalah “Tumpang”, tepatnya di kediaman seorang kawan yang terletak sedikit lebih dekat dengan Gunung Semeru. sponsor perjalanan kali ini adalah sepeda motor honda supra-x 125 berumur satu setengah tahun yang saya pinjam dari galuh dan tempat menginap oleh @ryanrasarasa , seorang calon buronan ibu mertua yang namanya cukup terkenal di sekitar pelataran warung kampus UWM dinoyo.
manusia selalu dikondisikan bagai robot. segelintir muslimah materialistis menghamba pada pria muda kaya atas nama sikap realistis. segelintir pria muda sederhana mendamba gadis baik-baik yang kece nan sexy.
-segelintir kata tentang kesepakatan bulan maret-
asadtrisandi
(Source: v0tum)
jika dia bisa sekejam itu dengan perasaannya sendiri, kenapa kita harus selemah ini dengan perasaan yang kita buat-buat sendiri.
-dingin, gelap, rindu yang keparat-
asadtrisandiingat cahaya untuk pulang
patah hati bukan perkara hilangnya “status kekasih” yang anda anut selama ini.
saat seseorang yang paling anda sayangi berucap “tidak berbahagia” dengan kebersamaan yang tercipta selama ini, selamat anda sudah resmi jadi manusia yang pernah merasakan patah hati.
selamat. beberapa dari anda akan menjelma jadi sufi, santo, atau orang suci. tapi maaf, patah hati saja belum cukup untuk menjadikan anda seorang nabi.
selamat. beberapa dari anda akan mampu membuka segel-segel diri untuk menyaingi dewa loki, menggauli pertapa suci, atau mencicipi kisah kasih ala penulis novel fiksi.
sssttt… tapi, tolong rahasiakan ini pada orang-orang yang seakan-akan pernah/sedang patah hati. nanti mereka ikut-ikutan menciptakan drama menyedihkan ala sinetron kolosal di tv.bisa-bisa yang veteran ini akan kehabisan bahan lawakan saat ngopi dan renungan ringan pukul 1 pagi.
perkara hati bukan hal luar biasa, tapi tidak pernah begitu sederhana.
berkemas-kemas dari jaringan twitter independen regional surabaya
nyawa dibayar nyawa, sastra harus dilawan sastra, dan argumen dalam tiap debat harus berlatar belakang pengalaman atau data.
kita harus terjun untuk tau rasanya air, bukan menunggu dipinggir lalu berharap kecipratan. (dee)
jika segala jawaban adalah 100% berasaskan “perasaan/feeling saya”, lebih baik hentikan saja secepatnya semua diskusi yang hendak tercipta. hanya akan menciptakan asumsi dan kesimpulan konyol nantinya.
bahkan data bisa dimanipulasi, dan corong nurani adalah organ tak bertulang. jangan coba-coba menciptakan asumsi dari dogma-dogma lama yang belum jelas benang merahnya di mana.
keras kepala itu perlu, idealis itu perlu, tapi bukan harus berhenti pada pendapat sendiri. kebenaran itu dekat, tapi bukannya tidak berselimut pekat. sebuah polemik dicipta bukan untuk mencari siapa yang benar, tapi untuk mencari apa yang benar. esensi, bukan eksistensi.
- sebuah percakapan yang sedang terjadi di kepala.
dan kadang, wanita selalu meminta lebih daripada yang bisa diberikan lelaki asadtrisandi (overheard)