Sunday, January 19, 2014
Hujan-hujanlah datang. Biar banjir ini isi kepala. Biar basah gelisah jiwa-jiwa. Biar lenyap segala suara. Hanyut dalam detak air tanah basah. asad trisandi
Monday, June 17, 2013

Tirai Hujan Sepanjang Jalan

"tad, mene bengi budalbedengan atau cuban rois ya bro? wong loro utowo wong papat ae, gak usah rame-rame.

image

Berawal dari sms ini, perjalanan saya ke cuban rois resmi dimulai. Hari keberangkatan yang dimaksud adalah saat liburan isro’ mi’raj. Awalnya saya tak menyadari “hari libur nyaris kecepit” ini karena masih sibuk berkutat dengan tanggung jawab akademik bernama skripsi. 

Akhirnya waktu menunjukkan pukul setengah tujuh malam, saya segera menuju rumah ryan, si bujang yang mengaku rupawan. Ryan ini adalah salah satu atlit cangkruk yang tahun lalu pernah menunjukkan saya letak pantai goa cina. Di tengah perjalanan menuju rumah ryan, saya mendapatkan sms untuk mengubah haluan, dan berkumpul di warung pak sis untuk menjemput maman si "blogger patah hati" dan seorang kawan lain bernama cipto. 

Setelah cangkruk panjang dan hampir tak berkesudahan, kami akhirnya benar-benar memulai perjalanan menuju cuban rois. Kami berenam, saya, mas septyo, ryan, mendika, maman, dan cipto. Petir menyalak perlahan saat perjalanan kami belum sampai 10 menit. Lantas hujanpun turun tak berapa lama sesudahnya. Deras, beringas. Mulai dari Sidoarjo hingga tempat tujuan kami, bumi perkemahan Coban Rais.

Read More

Tuesday, June 11, 2013

Lagi-lagi Malang Selatan

image

Kalau hanya untuk sekedar buat tanda hati di pantai berpasir putih, masyarakat Jawa Timur khususnya Sekitar Surabaya, Gresik, Sidoarjo, dan Malang tak perlu jauh-jauh ke Bali atau Pacitan. Malang selatan memiliki beragam pantai yang juga layak dikunjungi. Beberapa yang telah di expose dan (sepertinya) mendapat perhatian dari pemerintah daerah setempat adalah pantai balekambang, ngliyep, kondang merak, goa cina, dan sendang biru (sebagai sebuah cagar alam, saya tak menyarankan pembaca sekalian ke pulau sempu. Silahkan sampai di kampung nelayan di sendang biru saja. Sempu seharusnya masih perawan dari foto muda mudi haus perhatian dan makhluk urban.

Beberapa pekan lalu saya meliburkan diri ke sebuah pantai di Malang bagian selatan. Untuk mencapai kesana memakan waktu sekitar 4 jam dari Surabaya. Melewati Kecamatan Kepanjen, Pagak, dan Donomulyo. Tepatnya di desa Kedungsalam, di sanalah pantai ngliyep berada. 

Dari beberapa sumber yang saya baca, pantai ini memiliki 4 bagian yang dipisahkan oleh karang besar. Masing-masing bagiannya memiliki keindahan yang berbeda. Dua bagian utama di pantai ini salah satunya dikenal dengan sebutan Pasir Panjang. Dan di setiap bagian pantai, banyak papan peringatan yang ditujukan pada pengunjung agar tidak berenang di pantai selatan yang terkenal memiliki ombak ganas.

Pantai ini telah memiliki fasilitas publik yang memadai. Mulai dari toilet umum, kios/warung penjaja makanan, mushola, hingga penginapan. Namun pada kunjungan saya siang itu, hanya ada beberapa kios serta beberapa penjual bakso dan es krim bersepeda motor yang menjajakan dagangannya. 

Menjelang sore, Pantai tersebut semakin ramai oleh pengunjung. Dan kios/warung di pinggir pantai mulai menunjukkan geliat kehidupan.

***

kamu navigator ulung dengan kompas tiga jarum. saya kapten keras kepala dan mungkin sekedar beruntung.

*perjalanan kedua dengan alien tembem :)

foto lain di pantai ngliyep dapat dilihat pada akun instagram saya yang terpublish tanggal 20 - 21 April 2013.

Friday, May 3, 2013

Cangkir premium (tanpa subsidi)

Setelah beberapa minggu hidup di musim penghujan, akhirnya saya berhasil mengingat alamat email dan password tumblr ini. Produktifitas jalan-jalanpun terhenti. Dan saya lebih banyak bersemedi di halaman blogspot, warung atau kedai kopi.

Read More

Tuesday, December 11, 2012


dengan kamu di sisi yang dekat dengan buku, 
pelukmu akan jadi tempat ternyaman yang dimiliki semesta Bumi,
alienku.. :)

dengan kamu di sisi yang dekat dengan buku, 

pelukmu akan jadi tempat ternyaman yang dimiliki semesta Bumi,

alienku.. :)

Wednesday, October 31, 2012

laut jawa bagian selatan

dengan hati yang luluh, hancur, dan bingung karena dosen pembimbing belum berkenan menyetujui judul skripsi saya yang baru, perjalanan sore itu saya awali dengan bekal niat, do’a ibu, dan uang saku seratus ribu.

Destinasi saya kali ini adalah “Tumpang”, tepatnya di kediaman seorang kawan yang terletak sedikit lebih dekat dengan Gunung Semeru. sponsor perjalanan kali ini adalah sepeda motor honda supra-x 125 berumur satu setengah tahun yang saya pinjam dari galuh dan tempat menginap oleh @ryanrasarasa , seorang calon buronan ibu mertua yang namanya cukup terkenal di sekitar pelataran warung kampus UWM dinoyo.

Read More

Thursday, October 18, 2012

manusia selalu dikondisikan bagai robot. segelintir muslimah materialistis menghamba pada pria muda kaya atas nama sikap realistis. segelintir pria muda sederhana mendamba gadis baik-baik yang kece nan sexy.

-segelintir kata tentang kesepakatan bulan maret-

asadtrisandi
Friday, October 12, 2012

(Source: v0tum)

Wednesday, October 10, 2012

jika dia bisa sekejam itu dengan perasaannya sendiri, kenapa kita harus selemah ini dengan perasaan yang kita buat-buat sendiri.

-dingin, gelap, rindu yang keparat-

asadtrisandi

ingat cahaya untuk pulang

patah hati bukan perkara hilangnya “status kekasih” yang anda anut selama ini.

saat seseorang yang paling anda sayangi berucap "tidak berbahagia" dengan kebersamaan yang tercipta selama ini, selamat anda sudah resmi jadi manusia yang pernah merasakan patah hati. 

selamat. beberapa dari anda akan menjelma jadi sufi, santo, atau orang suci. tapi maaf, patah hati saja belum cukup untuk menjadikan anda seorang nabi.


selamat. beberapa dari anda akan mampu membuka segel-segel diri untuk menyaingi dewa loki, menggauli pertapa suci, atau mencicipi kisah kasih ala penulis novel fiksi.


sssttt… tapi, tolong rahasiakan ini pada orang-orang yang seakan-akan pernah/sedang patah hati. nanti mereka ikut-ikutan menciptakan drama menyedihkan ala sinetron kolosal di tv.

bisa-bisa yang veteran ini akan kehabisan bahan lawakan saat ngopi dan renungan ringan pukul 1 pagi.

perkara hati bukan hal luar biasa, tapi tidak pernah begitu sederhana.